Tiga Kata Saja


Tadi ada yang lupa kukatakan setelah kita berdebat tentang giliran siapa kali ini yang harus menutup telepon. Padahal kita berdua tahu, kali ini giliranmu.Tiga kata saja, dan ini cukup sederhana. Bukan, jangan tergesa menebak tiga kata itu “aku sangat mencintaimu” meskipun kenyataannya memang begitu.

Lebih dari itu, tiga kata ini barangkali akan membuktikan bahwa kita adalah sepasang anak manusia yang memang saling membutuhkan. Tiga kata yang akan membuat kita pulih dari sakitnya dikecewakan. Tiga kata yang mampu menghapus kecewa atau menolak selesai meskipun ada yang harus usai.

Aku hanya ingin mengatakan “jangan tutup teleponmu”. Tak ada kata-kata pun tak apa. Aku hanya ingin mendengar suara napasmu saja dari seberang sana.Dengan suara napas itu, aku rasa sudah cukup untuk membohongi rindu bahwa kau sedang lelap tertidur di sampingku.
dan ku tahu pasti, yakin, bahwa kau ingin mengatakan hal itu juga, kan?





@hasbyrachm

Comments

Popular posts from this blog

Adek Sayang Kakak

Walau Kamu Pernah Pacaran

Cinta Lebih Nyata Dari Kata Cinta Itu Sendiri