Aku Dan Tahun Baru

Source Image
Aku mulai terbiasa, dengan caramu merentang jarak, menggali jurang curam ditengah kita hingga aku merasa tak mengenali siapa dirimu dari tempatku berdiri.

Aku mulai hafal, dengan caramu yang ingin menepisku, mengacuhkan pesanku dan menanam dirimu dalam sibuk yang menyakitkanku.

Aku mulai memahami, cara meretas sepi, berayun-ayun dalam kesendirian yang panjang dan gelap, bersama dinginnya hati dan kidung kesedihan yang sumbang.

Aku akhirnya tau, cara meretas waktu menunggu sua, menyanyi dalam kesendirian dan mencipta kisah dari album yang kita bingkai bersama.

Aku akhirnya sadar, jarak hatilah yang mendekatkan tempat kita berdiri, bukan jarak fisik yang dipisahkan lautan dan pulau.

Aku akhirnya mengerti, bahwa rasa nyaman akan hadirmu untukku tidaklah berbanding lurus dengan kenyamanan yang mampu kuhadirkan untukmu.

Aku akhirnya harus bisa menyimpanmu dalam kenangan, merapikanmu dalam ingatan dan menguncimu dalam laci yang tidak akan pernah ku buka lagi

Karena cukup bagiku kau berdiri disisi hati, meronce berbagai ingatan dan semua yang tersimpan akan mengalir bak anak sungai tanpa bisa kuhentikkan.

Aku akhirnya memahami, bahwa kita akan terus saling mencari karena kita telah telah kehilangan separuh hati dan sadar bahwa yang separuhnya itu ada di genggaman kita masing-masing.

Aku akan terbiasa, menatapmu dari jauh, hanya untuk memastikan kau dalam keadaan baik, seperti juga kau akan memandangku dari tempatmu mungkin dengan rasa yang tak jauh berbeda

Aku akan membiasakan diri, bangun pagi bersama bayangmu, menyeduhkan kopi dan tertawa seperti saat pagi kita lewati bersama.

Aku akan membiasakan diri berbaring lelap dengan ciuman hangat di keningku dan pelukan eratmu di tubuhku serta denyut jantungmu yang merapat di kupingku.

Aku pasti akan terbiasa dengan datang dan pergimu di awal Tahun Baru ini.

Lalu akhirnya aku sadar….. mungkin semuanya hanya bayangan semu… sekedar mimpi indah dikala tidur dan buyar saat aku terjaga.




Hasbyrachm

Comments

Popular posts from this blog

Adek Sayang Kakak

Walau Kamu Pernah Pacaran

Cinta Lebih Nyata Dari Kata Cinta Itu Sendiri